Kutipan itu saya ambil dari sampul belakang Ayahku Bukan Pembohong, novel karya Tere Liye. Sejujurnya tidak butuh waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan buku ini, karna memang dari awal saya sudah berniat akan membaca buku ini dengan cepat, karna menurut saya judulnya yang membuat saya “kepo” dengan isinya, dan ingin cepat-cepat menyelesaikannya. Jujur saja, jika melihat sesuatu yang ber…
Kami tak bisa memberitahu siapa kami. Atau di mana kami tinggal. Risikonya terlalu tinggi. Lagi pula kami harus hati-hati. Sangat hati-hati. Jadi, kami tidak percaya siapa pun. Sebab kalau mereka sampai menemukan kami… yah, pokoknya jangan sampai itu terjadi. Satu-satunya yang perlu kaliah tahu adalah, setiap orang dalam bahaya besar. Yeah. Dalam bahaya besar. Termasuk dirimu. Ada kejadian…
Ayah tak ingin ucapan cinta dan rindunya untuk sang anak terdengar. Namun ia ingin selalu tampil di depan, sebagai pelindung anaknya. Ayah selalu berusaha bisa memberikan semua yang dimiliki untuk kehidupan, kebaikan, dan kebahagiaan anak, meski caranya kadang nampak salah di mata anak, sifat tegasnya cenderung dinilai kasar, bahkan buruk. Namun ayah terus melajukan waktunya demi menata masa…
"Fatimeh bukan jande mude, dialah pendamping setia suaminye yang nyentrik. Kisahnya sangat menarik!" --Farid Rifai, Ketua Ikmas Mesir "Seumur-umur baru kali ini gue jadi wali nikah pasangan gak waras, di Mesir lagi!" --Haji Aseng, Ketua genk Taman Langit dan wali pernikahan Achoer "Sendiri memang enak, tapi lebih enak berdua! Itulah yang dirasakan pasangan muda belia dalam buku ini. Betul-betul…
Cinta berawal dari canda dan berakhir dengan keseriusan maknanya sulit untuk diungkapkan karena luasnya arti cinta
Kita tidak pernah meninggalkan linen bergaris yang membentang diatas kepala kepala.
Hujan adalah novel karya Tere Liye yang mengisahkan tentang Lail, seorang perempuan yang berjuang setelah kehilangan orang tuanya akibat letusan gunung dan gempa dahsyat. Di usia 13 tahun, Lail menjadi yatim piatu setelah bencana tersebut merenggut nyawa kedua orang tuanya.
Bumi Manusia adalah buku pertama dari Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer yang pertama kali diterbitkan oleh Hasta Mitra pada tahun 1980. Buku ini ditulis Pramoedya Ananta Toer ketika masih mendekam di Pulau Buru.kisah percintaan seorang pemuda keturunan pribumi Jawa dengan seorang gadis keturunan Belanda dan perjuangannya ditengah pergerakan Indonesia awal abad ke 20.