Pada masa kerajaan Mataram yang diperintah oleh Sultan Agung Hanyakrakusuma, banyak terjadi pemberontakan. Salah satu yang dicurigai adalah Tumenggung Bahureksa. Dengan dalih menguji kesetiaan, Sultan memberi Titah kepada Bahureksa untuk membuka Alas Roban yang angker menjadi tanah untuk pemukiman.