Alice terbangun di sebuah kamar bercat biru, dalam kondisi hilang ingatan. Satu-satunya hal yang dia ingat saat terbangun adalah mimpi buruknya tentang perang yang melibatkan makhluk-makhluk rupawan bersayap. Pada saat itu Alian—pemuda penuh pesona, peracik teh yang beraroma teh berada di samping Alice ketika dia membuka mata.